Tak jarang seorang peternak mengeluh dan merasa prihatin dengan kondisi ekonomi dunia yang sedang lesu. Karena cepat atau lambat, dia yakin dampaknya akan menghantam industri peternakan. Kondisi perekonomian global selalu menjadi kambing hitam tatkala usaha yang kita rintis sedikit mangalami kesuraman dan mungkin pada akhirnya akan tutup usaha alias bangkrut. Lempar batu dan sembunyi tangan, mungkin itulah peribahasa yang pas buat gambaran kondisi di atas.
Selengkapnya...


Beternak adalah salah satu bentuk usaha memelihara hewan atau ternak peliharaan yang bisa menopang perekonomian hidup kita sehari-hari. Usaha ternak bisa diusahakan dalam skala kecil-kecilan ataupun besar-besaran tergantung modal yang tersedia. Namun kadang kita bingung untuk memulai usaha ini karena sering dihantui berbagai macam rintangan, kendala dan ketakutan lainnya. Rintangan dan kendala yang biasanya muncul sebelum kita memulai usaha beternak ayam kampung antara lain bagaimana agar ayam kampung bisa tetap hidup? Bagaimana jika ayam kampung sakit? Dari mana mendapatkan modal? Terus bagaimana kalau rugi? Bagaimana kalau ini, kalau itu dan kalau-kalau yang lainnya.
Selengkapnya...


Tak habis-habis bahasan dan kajian tentang ayam kampong dan itulah kenyataannya. Ternak primadona dan berpotensi memang tak sepi dari galian informasi dan berita tidak seperti berita tentang politik atau selebritis yang hanya sekali banyak ramai dibicarakan kemudian tidak ada kabar kelanjutan beritanya. Memang benar, salah satu ternak unggas lokal potensial adalah ayam kampong dan siapa yang tidak kenal dengan ayam kampong. Maka kami tidak perlu mengupas panjang lebar tentang ayam kampung ini karena semua orang pasti melek akan ternak ini. Kami akan mengemukan beberapa sisi kelebihan dan potensi yang dimilik oleh ayam kampong yang membuatnya menjadi ternak primadona.Berikut di antara beberapa kelebihan dan potensi yang dimiliki ayam kampong :
Selengkapnya...


Selama ini ayam buras atau kampung berkembang biak secara alami dan hasil yang dicapai bisa dikatakan ‘alami’ juga. Campur tangan manusia sebagai pemilik ternak sangat sedikit bahkan bisa dikatakan tidak ada. Produktivitas ternak hasil perkawinan alami masih sangat rendah dan memberikan peluang inbreeding yang semakin tinggi padahal kalau diusahakan lebih intensif insyaallah masih bisa ditingkatkan. Di antara segi negatif dari inbreeding adalah terjadinya penurunan tingkat produksi baik tingkat pertumbuhannya yang lambat ataupun produksi telur yang menurun untuk generasi berikutnya. Untuk itu perlu kiranya dicari satu solusi untuk mengatasi hal tersebut.
Selengkapnya...



Modal merupakan factor penting ke dua setelah niat untuk memulai usaha sudah ada. Dengan modal dapat pula kita menentukan besar kecilnya usaha yang akan dijalankan. Dan dengan modal pula dapat diketahui kekuatan usaha yang akan kita jalankan sebelum melakukan persaingan bisnis dengan orang lain. Akan tetapi perlu diingat, modal bukanlan segalanya. Karena ada usaha yang bisa berjalan dengan modal minim alias modal seadanya bahkan ada usaha yang bisa berjalan dengan modal orang lain. Untuk itu dalam kesempatan kali ini, kami akan memaparkan sedikit jenis-jenis modal atau sumber-sumber modal dalam memulai usaha. Semoga bermanfaat.
Selengkapnya...

Kita ketahui bersama bahwa salah satu kunci keberhasilan usaha peternakan adalah dengan menerapkan manajemen pemeliharaan yang baik. Selama ini usaha beternak ayam kampung dianggap sebagai usaha sambilan saja sehingga cara pemeliharaan pun ala kadarnya dan masih sangat sederhana. Padahal tidak mustahil kalau usaha beternak ayam kampong kita usahakan secara serius akan dapat dijadikan sumber panghasilan utama. Kalau kita membaca media elektronik seperti majalah, surat kabar, televise, dan radio radio, ternyata sudah banyak contoh peternak yang sukses dalam bidang usaha ayam kampong. Keberhasilan mereka tidak luput dari seberapa serius mereka berusaha menerapkan manajemen pemeliharaan yang baik dan benar.
Selengkapnya...


Sebuah email datang kepada kami dari seorang murid kelas 3 SMP yang ingin memulai usaha beternak ayam kampong, email yang membuat kami cukup prihatin dengan keadaannya karena dia ingin usaha beternak ayam kampung untuk membantu perekonomian kedua orang tuanya. Usaha yang diinginkan juga tidak terlalu muluk-muluk, pokoknya yang penting jalan dulu dengan modal yang ada. Email balasan pun telah kami kirimkan dan dia pun membalas email yang telah kami kirimkan sampai beberapa kali. Inti dari pertanyaan dia adalah menanyakan kalau mau beternak ayam kampung itu lebih mudah berawal dari DOC apa langsung membeli induknya langsung? Kira-kira untuk permulaannya apakah harus merogoh kocek yang dalam? dan apakah dia cocok untuk ternak (ayam kampung) ini?
Karena gaya bahasa saya ketika menjawab email anak tersebut adalah adalah gaya bahasa anak seumuran dia, maka kami tidak mungkin menuangkannya di sini. Oleh karenanya kami ganti jawaban kami dengan gaya bahasa yang sedikit normal dan mudah-mudahan bisa diambil manfaat untuk yang meluangkan waktu untuk membacanya. Inti jawaban yang kami berikan adalah sebagai berikut :
Selengkapnya...