Mungkin menjadi hal yang biasa bagi seorang penetas menjumpai embrio dalam telur mati pada umur dua minggu. Akan tetapi untuk pemula yang baru belajar menetaskan telur akan menjadi suatu tanda tanya, mengapa telur yang sudah jelas ada embrionya bisa mati? Berbagai anggapan dan tudingan akan muncul tanpa melakukan evaluasi apa yang telah dilakukan terhadap penetasan yang sedang berlangsung sehingga embrio yang sudah berumur dua minggu bisa mati. Perlu diketahui bahwa selama 21 hari dalam mesin tetas, embrio dalam telur seharusnya terus berkembang secara normal setiap hari dan akhirnya nanti menjadi seekor anak ayam.
Selengkapnya...